Senin, 22 Agustus 2011

AYO MENGUNYAH........

Siang itu saya dan anak2 ke dr gigi di JMC, ceritanya mau tambal gigi si mbak dan adek. Nah pada waktu drg periksa gigi si mbak, dia memberikan saran agar si mbak pasang kawat gigi. Alasannya gigi si mbak tumbuh besar2 sehingga gak rata, jadinya jelek. Apalagi kita tinggal di jakarta yang segala fasilitasnya lengkap dan serba ada, kasian nanti kalo dia besar giginya tumbuh gak rata. Jadilah dia merekomendasikan nama seorang dr yang juga praktek dirumah sakit tsb, sambil dia mengingatkan untuk daftar sehari sebelumnya karena pasien si dokter cukup banyak

Karena saya dan suami sebelumnya juga menyadari bahwa sejak gigi susunya ganti kok jadi tumbh besar2 juga niat untuk memasangkan kawat gigi untk simbak.Singkatnya, jadilah seminggu kemudian saya mendaftarkan si mbak untuk jadwal konsultasi dengan drg yang dimaksud.

Sebelumnya kita juga nanya2 tentang biaya pemsangan kawat gigi. Ternyata dibtuhkan biaya yang tidak sedikit. Utuk kawat giginya saja dibutuhkan biaya antara 8 juta sd 20 juta, tergantung material yang dipake. Belum itu untuk biaya persiapan yang diperlukan sebelum pemasangan dan perawatan setelah pemasangan. Dan yang pelu diperhatian juga waktu yang dibutuhkan anak2 untuk penyesuaian dengan kawat gigi yang terpasang, ketidaknyamanan, malas makan, dsb.

Akhirnya sabtu siang sepulang ekskul sains ilma, simbak kita bawa ke drg yang dimaksud. Seorang drg laki2, berwajah oriental, tapi kalo dilihat dari namanya pribumi asli.Setelah diperiksa oleh drg tersebut beliau memberikan penjesan yang cukup mebuka pemikiran kita tentang sikap kita selama ini kepada anak2. Aapa yang beliau katakan ?

Inilah poin2nya.
1. Gigi tumbuh tidak rata karena pertumbuhan rahang tidak sempurna. Sebenarnya Tuhan sudah menciptakan rahang sesuai dengan gigi yang akan tumbuh.
2. Rahang tidak tumbuh dengan sempurna karena kebiasan bernafas lewat mulut dan gigi yang dipergunaan dengan tidak maksimal alias jarang dipakai untuk mengunyah.
3. Kawat gigi baru boleh dipasang ketika si anak sudah akil baligh. Kenapa? Karena ketika si anak sudah akil baligh bentuk wajahnya sudah tidak akan berubah lagi.
4. Kawat gigi juga bau boleh dipasang ketika gigi susu semua sudah berganti.

Apa yang harus saya lakukan dengan si mbak, gadis sulung saya?
1. Umur si mbak baru 9 tahun, dan gigi susunya belum copot semua, sehingga belum dapat dilakukan pemasangan kawat gigi.
2. Masih ada waktu paling tidak 2 tahun untuk memaksimalkan pertumbuhan rahang atas si mbak dengan mengajarkan bernafas lewat hidung dan membiasakan untuk sering mengunyah. Paling gampang suruh si mbak memakan permen karet.
3. Berkaitan dengan permen karet beliu mengatakan bahwa memakan permen tida merusak gigi, yang bikin gigi rusak adalah malas menyikat gigi setelah makan permen.
4. jika setelah 2 tahun lewat, atau setelah si mbak baligh ternyata giginya masih keliatan tidak bagus, maka pemesangan kawat gigi dapat dilakukan.

Selain itu dr gigi ini juga mengkritik kita sebagai orang tua jaman sekarang yang terlalu memanjakan anak. Buah yang keras dijadikan jus, sehingga mengurangi kebiasaan mengunyah. Apel dipotong-potong sebelum dimakan, padahal kebiasaan mngerogoti apel sangat baik untuk pertumbuhan gigi. Gigi sama aja dengan tulang kaki kita, kalo tidak pernah dipake dia akan lemas dan tulang2nya tidak padat, sehingga tidak kuat untuk dibawa berjalan apalagi berlari. Begitu juga gigi, apabila tidak sering dipake untuk mengunyah dia akan rapuh dan tulanng rahang tempat dia tumbuh tidak akan tumbuh sempurna.

Alhamdulillah, saya besyukur dengan pencerahan yang disampaikan oleh sang dokter , besyukur buan karena saya tidak jadi mengeluarka uang jutaan, tapi bersyukur lewat si dokter saya dingatkan bahwa sebagai orang tua kadang kita menganggap apa yang telah kita lakukan ke anak adalah yang terbaik buat anak, padahal belum tentu efenya demikian buat anak.

Jadi….. jangan takut untuk memberikan buah2an yang masih utuh kepada anak2 kita, ajarkanlah dia bahwa mengunyah itu baik untuk kesehatan giginya.

(kutulis sudah cukup lama, diparkiran sd yasporbi iii, sambil menunggu lelaki kecilku latihan karate pada tgl 30/10/2008)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar